Sabtu, 26 November 2011

PERBUATAN KEPUTUSAN

NAMA : SYAIDHINA DIMAS NUGRAHA
NPM : 36111977
KELAS : 1DB11

Pebuatan Keputusan
PENGAMBILAN KEPUTUSAN
TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
Mengenalkan kepada peserta mengenai konsep pengambilan keputusan yang efektif dalam memecahkan masalah, baik sebagai manajer maupun sebagai pelaksana.
TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
Setelah menyelesaikan kegiatan pada sesi ini, diharapkan peserta dapat:
1. Mengerti hubungan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan
2. Mengenal metoda pemecahan masalah
3. Mengenal proses pengambilan keputusan
MATERI
1. Pendahuluan
2. Berfikir kritis dalam pengambilan keputusan
3. Metoda pemecahan masalah
4. Proses pengambilan keputusan
METODA
1. Kuliah singkat
2. Kerja Kelompok
3. Presentasi – Diskusi Pleno
RENCANA PENGAJARAN
Bagian A
Topik : Materi Pengambilan Keputusan
Metode : Kuliah Singkat
Durasi : 30 Menit
Bagian B
Topik : Langkah-langkah Pemecahan Masalah
Metode : Kuliah Singkat
Durasi : 20 Menit
Bagian C
Topik : Tugas Memprioritaskan Pengambilan Keputusan
Metode : Diskusi dan Presentasi
Durasi : 40 Menit
MATERI
PENGAMBILAN KEPUTUSAN
PENDAHULUAN
Pengambilan keputusan dalam penyelesaian masalah adalah kemampuan mendasar bagi praktisi kesehatan, khususnya dalam asuhan keperawatan dan kebidanan. Tidak hanya berpengaruh pada proses pengelolaan asuhan keperawatan dan kebidanan, tetapi penting untuk meningkatkan kemampuan merencanakan perubahan. Perawat dan bidan pada semua tingkatan posisi klinis harus memiliki kemampuan menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan yang efektif, baik sebagai pelaksana/staf maupun sebagai pemimpin.
Penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan bukan merupakan bentuk sinonim. Pemecahan masalah dan proses pengambilan keputusan membutuhkan pemikiran kritis dan analisis yang dapat ditingkatkan dalam praktek. Pengambilan keputusan merupakan upaya pencapaian tujuan dengan menggunakan proses yang sistematis dalam memilih alternatif. Tidak semua pengambilan keputusan dimulai dengan situasi masalah.
Pemecahan masalah termasuk dalam langkah proses pengambilan keputusan, yang difokuskan untuk mencoba memecahkan masalah secepatnya. Masalah dapat digambarkan sebagai kesenjangan diantara “apa yang ada dan apa yang seharusnya ada”. Pemecahan masalah dan pengambilan keputusan yang efektif diprediksi bahwa individu harus memiliki kemampuan berfikir kritis dan mengembangkan dirinya dengan adanya bimbingan dan role model di lingkungan kerjanya.
PENGERTIAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Pengambilan keputusan adalah suatu pendekatan yang sistematis terhadap hakekat suatu masalah dengan pengumpulan fakta-fakta dan data, menentukan alternatif yang matang untuk mengambil suatu tindakan yang tepat.
Ada lima hal yang perlu diperhatikan dalam pengambilan keputusan :
1. Dalam proses pengambilan keputusan tidak terjadi secara kebetulan.
2. Pengambilan keputusan tidak dilakukan secara sembrono tapi harus berdasarkan pada sistematika tertentu :
a. Tersedianya sumber-sumber untuk melaksanakan keputusan yang akan diambil.
b. Kualifikasi tenaga kerja yang tersedia
c. Falsafah yang dianut organisasi.
d. Situasi lingkungan internal dan eksternal yang akan mempengaruhi administrasi dan manajemen di dalam organisasi.
3. Masalah harus diketahui dengan jelas.
4. Pemecahan masalah harus didasarkan pada fakta-fakta yang terkumpul dengan sistematis.
5. Keputusan yang baik adalah keputusan yang telah dipilih dari berbagai alternatif yang telah dianalisa secara matang.
Apabila pengambilan keputusan tidak didasarkan pada kelima hal diatas, akan menimbulkan berbagai masalah :
a. Tidak tepatnya keputusan.
b. Tidak terlaksananya keputusan karena tidak sesuai dengan kemampuan organisasi baik dari segi manusia, uang maupun material.
c. Ketidakmampuan pelaksana untuk bekerja karena tidak ada sinkronisasi antara kepentingan organisasi dengan orang-orang di dalam organisasi tersebut.
d. Timbulnya penolakan terhadap keputusan.
Sikap atau watak berfikir kritis dapat ditingkatkan dengan memantapkan secara positif dan memotivasi lingkungan kerja. Kreativitas penting untuk membangkitkan motivasi secara individu sehingga mampu memberikan konsep baru dengan pendekatan inovatif dalam memecahkan masalah atau isu secara fleksibel dan bebas berpikir. Keterbukaan menerima
Sumber:
d_ikasari.staff.gunadarma.ac.id/…/konsep+pengambilan+keputusan.d…
kmpk.ugm.ac.id/…/5b-PENGAMBILAN%20KEPUTUSAN(revJan’0…
saifulrahman.lecture.ub.ac.id/…/PEMBUATAN-KEPUTUSAN-…
abyhape.blogspot.com/…/resume-kelompok-3-proses-pengambilan.h…

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar